Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Agustus 2018

Rumah Betang Uluk Palin

View Article

Ada bermacam-macam budaya di Indonesia. Keragaman budaya terjadi di antaranya alasannya masyarakat menyesuaikan dengan lingkungan sekitar. Ada sebuah tempat yang mempunyai keunikan budaya berupa rumah betang. Di tempat manakah itu? Ayo kita cari tahu.

Rumah Betang Uluk Palin 


Rumah betang (rumah panjang) uluk palin terletak di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Rumah betang ini berukuran panjang 268 meter, tinggi 5-6 meter, dan mempunyai 53 bilik rumah. Menurut data pada tahun 2007, rumah betang uluk palin dihuni lebih dari 500 jiwa yang terdiri atas sekitar 130 kepala keluarga. Tidak diketahui persis pada tahun berapa rumah betang ini pertama kali dibangun. Namun, diperkirakan rumah ini pertama kali didirikan oleh komunitas Tamambaloh Apalin pada tahun 1800-an. Kemudian, rumah betang ini pernah diperbaiki pada 1940-an alasannya kebakaran. Rumah betang ini juga telah tiga kali berpindah lokasi alasannya menyesuaikan dengan perubahan alur Sungai Uluk dan Sungai Nyabau jawaban erosi.

 Keragaman budaya terjadi di antaranya alasannya masyarakat menyesuaikan dengan lingkungan se Rumah Betang Uluk Palin

Dalam tradisi Dayak, rumah betang—dan hutan—adalah sentra sekaligus bab terpenting semesta kehidupan. Seperti kalau kita mengucapkan kata “kampung”, “pulang”, “rumah”; rumah betanglah yang diingat oleh masyarakat Dayak. Bagi mereka, rumah betang juga merupakan pemersatu. Di sanalah mereka berkerabat dan bertradisi. Di rumah betanglah tradisi Dayak terpelihara. Rumah betang yaitu kekayaan budaya Indonesia. 


Namun,  pada Sabtu 13 September 2014 malam rumah betang uluk palin terbakar. Tidak ada yang tersisa dari rumah betang yang terpanjang dan tertua di seantero Kalimantan itu. Masyarakat bersedih alasannya kehilangan tempat tinggal. Lebih dari itu, masyarakat Kalimantan bersedih alasannya rumah betang uluk palin merupakan cagar budaya yang sangat penting.

(Sumber: Buku Siswa Kelas V diambil dari - nationalgeographic.co.id)

Bentuk rumah watak setiap suku bangsa menyesuaikan kondisi lingkungan alam sekitarnya. Rumah watak Kalimantan biasanya berupa rumah panggung untuk menghindari serangan hewan-hewan liar. Bagaimana dengan rumah watak di daerahmu?

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan berdiskusi bersama teman-teman kelompokmu.

1. Ceritakanlah secara singkat tragedi pada teks “Rumah Betang Uluk Palin”. 


  • Rumah Betang Uluk Palin merupakan rumah watak suku Dayak
  • Rumah Betang Uluk Palin terletak di Kapuas Hulu, di tempat Kalimantan Barat
  • Rumah Betang Uluk Palin mempunyai ukuran panjang 268 meter dan dengan ketinggian 5-6 meter
  • Rumah Betang Uluk Palin ternyata dihuni lebih dari 500 jiwa yang terdiri atas sekitar 130 kepala keluarga
  • Rumah Betang Uluk Palin kebakaran pada tanggal 13 September 2014 dan tidak ada yang tersisa jawaban kebakaran itu.


2. Apa keunikan rumah betang? 


  • Dihuni oleh lebih dari 500 jiwa yang terdiri atas sekitar 130 kepala keluarga
  • Dibangun tinggi dari permukaan tanah untuk menghindari musuh, binatang buas atau banjir
  • Bentuknya memanjang serta terdapat sebuah tangga dan pintu masuk ke dalam
  • Tiga kali berpindah lokasi alasannya menyesuaikan dengan perubahan alur Sungai Uluk dan sungai Nyabau jawaban erosi
  • Dapat ditemui di pinggiran sungai-sungai besar yang ada di Kalimantan

3. Apa keunikan rumah watak di daerahmu?



 ( Jawaban Nomer 3 Disesuaikan dengan tempat masing - masing ) 



Sumber https://www.gurune.net/

Kamis, 22 Maret 2018

Menghargai Jasa Para Pahlawan

View Article

Bangsa  yang besar ialah bangsa yang sanggup menghargai jasa para pahlawan. Pepatah itu mengingatkan kita untuk selalu menghargai jasa para pahlawan. Para satria telah berjuang dengan mengorbankan harta, benda, jiwa, bahkan nyawanya untuk meraih kemerdekaan menyerupai yang kini ini kita nikmati. Berkat pengorbanan dan pengabdiannya, bangsa kita sanggup terlepas dari penjajahan dan menjadi negara yang merdeka, bebas, dan berdaulat. 

Kini kau sebagai putra putri penerus bangsa memiliki kiprah untuk meneruskan impian para pahlawan. Kamu berkewajiban melanjutkan usaha satria sebagai satria pembangunan mewujudkan bangsa Indonesia yang sejahtera, aman, damai, tertib, tenteram, dan bahagia. Dengan demikian, kau telah turut menghargai jasa para pahlawan. 

Untuk menjadi satria pembangunan, kau sanggup menerapkan nilainilai kepahlawanan yang telah ditunjukkan mereka. Berikut nilai-nilai kepahlwanan yang sanggup kau terapkan dalam kehidupan sehari-harimu. 


1. Rela Berkorban 

Sikap rela berkorban ialah perilaku yang lebih mementingkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Sikap rela berkorban sanggup dibiasakan di lingkungan rumah, keluarga, dan masyarakat. Kita harus peduli kepada orang lain. 


2. Berjiwa Besar 

Berjiwa besar ialah perilaku yang mau mendapatkan segala yang terjadi dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Berjiwa besar sanggup diwujudkan dengan mau mendapatkan kekalahan dengan ikhlas, meminta maaf dan memberi maaf.


Ayo Berlatih


Pahamilah bacaan di atas! Kemudian, tuliskan cara menghargai jasa para satria bangsa!


 yang besar ialah bangsa yang sanggup menghargai jasa para satria Menghargai Jasa Para Pahlawan


Ayo Belajar dari Masalah


1. Bel tanda masuk berbunyi. Semua siswa masuk kelas. Ketika akan masuk kelas, tidak sengaja Bambang menginjak kaki Heru. Bambang minta maaf kepada Heru. Tetapi, Heru justru memarahi Bambang. Heru menganggap Bambang sengaja menginjak kakinya. Persoalan sepele tersebut menjadi besar. 

Jika kau menjadi Heru, tindakan apakah yang akan kau lakukan kepada Bambang?
Jika saya menjadi Heru saya akan memaafkan bambang lantaran bambang beritikad baik dengan meminta maaf terlebih dahulu lantaran menginjak kaki saya.


Jika kau menjadi Bambang, tindakan apakah yang akan kau lakukan kepada Heru?
Langsung meminta maaf kepada heru dan menjelaskan ketidak sengajaanya menginjak kaki bambang.


2. Di kelasmu sering diadakan ulangan harian. Pernahkah kau menerima nilai yang kau harapkan dan nilai yang tidak kau harapkan? Bagaimana sikapmu ketika menerima nilai yang kau harapkan? Bagaimana sikapmu ketika menerima nilai yang tidak kau harapkan?

Pernah, Sikap saya ketika menerima nilai yang dibutuhkan yaitu bersyukur kepada Allah SWT, dan tidak menyebabkan rasa sombong serta cepat puas, Jika nilai yang didapatkan tidak sesuai harapan biasanya saya jadikan motivasi semoga lebih ulet lagi berguru dan berdoa semoga ulangan berikutnya memuaskan nilainya.


3. Di kelasmu, akan diadakan ulangan. Kamu ingin menerima nilai bagus. Karena itu, kau pun berguru dengan tekun. Bagaimana sikapmu dikala menghadapi ulangan? Apa alasannya? Jika ada temanmu yang meminta jawabanmu, apakah kau rela memberikannya? Mengapa demikian?

Sikap saya dikala menghadapi ulangan yaitu tidak tergesa gesa dan fokus pada apa yang akan saya kerjakan, lantaran jikalau kita tidak fokus dikala ulangan akhirnya biasanya mengecewakan. Dan Jika dikala ulangan sobat saya ada yang meminta kunci tanggapan akan saya tolak, lantaran jikalau saya berikan jawabanya sama halnya kita sedang berlatih tidak jujur, Alasanya supaya tidak menyebabkan ketidak jujuran menjadi kebiasaan diantara kita, lantaran kejujuran ialah nilai penting dalam kehidupan.

4. Setiap berangkat ke sekolah, Andi dan Agus selalu bersama-sama. Mereka berjalan kaki. Saat berjalan kaki, tiba-tiba seorang nenek jatuh persis di hadapan mereka. Agus dan Andi terus berjalan lantaran takut terlambat masuk sekolah. Padahal, nenek itu membutuhkan pemberian mereka untuk sanggup berdiri. Apakah perilaku Andi dan Agus mencerminkan perilaku rela berkorban? Mengapa? Jika kau menjadi Agus atau Andi, tindakan apa yang akan kau lakukan?

Sikap Agus dan Andi yang tetap meninggalkan si Nenek dikala terjatuh tidak mencerminkan perilaku rela berkorban, lantaran mereka berdua hanya memikirkan diri mereka sendiri. Jika saya menjadi Agus dan Andi saya akan meolong sang nenek terlebih dahulu kemudian gres melanjutkan perjalanan ke sekolah lagi.

5. Saat Pak Guru sedang menjelaskan di depan kelas, ada dua orang temanmu yang asyik berbicara sendiri. Mereka tidak memperhatikan klarifikasi Pak Guru. Bagaimana sikapmu terhadap dua temanmu itu? Mengapa demikian?Bagaimana perilaku yang seharusnya dilakukan oleh kedua temanmu dikala Pak Guru sedang mengajar? Mengapa demikian?

Sikap saya terhadap kedua sobat saya yang berbicara sendiri dikala guru mengambarkan yaitu mencoba menegur, lantaran perbuatanya selain tidak menghormati pak guru, perbuatan mereka juga mengganggu sobat lain yang sedang serius mengikuti pelajaran. Sikap yang seharusnya dimiliki mereka berdua dikala pak guru sedang mengajar yaitu mau memperhatikan dengan baik apa yang pak guru sampaiakan dan tidak berbcara sendiri, lantaran dengan cara memperhatikan mereka akan gampang mendapatkan ilmu yang disampaiakan oleh pak guru.


Sumber https://www.gurune.net/

Kamis, 11 Januari 2018

Perilaku Di Lingkungan Sekolah

View Article

Sekolah merupakan masyarakat dalam ukuran yang kecil. Di sekolah, banyak terdapat keragaman. Banyak warga sekolah yang berasal dari banyak sekali tempat yang berarti juga mempunyai latar belakang yang berbeda. Lalu, bagaimana caramu bersikap?

Menghormati dan Menghargai Sesama Teman 

Wujud konkret sikap saling menghormati dan menghargai sesama sobat ialah toleransi. Toleransi merupakan sikap dan sikap mau mendapatkan perbedaan. Misalnya, mau mendapatkan perbedaan pendapat dalam sebuah diskusi. Selain menghargai pendapat, perwujudan sikap dan sikap ialah toleransi terhadap kebiasaan teman, kelakuan teman, dan lain-lain.



Menolong Teman Tanpa Membedakannya 

Wujud konkret sikap saling menolong sobat sanggup ditunjukkan dengan membantu sobat yang kesulitan belajar, menengok sobat sekolah yang sakit, meminjamkan buku ke teman, dan lain-lain.

Menumbuhkan Semangat Persaudaraan 

Bertikai hanya akan memperbanyak musuh. Bertikai hanya akan menambah kesulitan. Bertikai tidak ada untungnya. Perlakukan sobat layaknya saudara dengan saling membantu, saling memaafkan, dan saling mengingatkan. Salah satu aktivitas sekolah yang mengajarkan kebersamaan, tanggung jawab, dan persaudaraan ialah pramuka.


Semboyan bangsa kita ialah Bhinneka Tunggal Ika, yang artinya berbeda-beda, tetapi  tetap satu jua. Berikan teladan yang mencerminkan kebhinnekatunggalikaan di tempat tempat tinggalmu!

  • Bersama - sama membangun tempat ibadah yang di ikuti oleh warga sekitar yang merupakan pemeluk agama yang berbeda - beda.
  • Saat pelksanaan HUT RI di kelurahanku panitia terdiri dari banyak sekali lintas agama dan orang dari tempat lain yang berbeda tempat serta suku.


Keanekaragaman terbukti tidak menjadi penghalang terwujudnya persatuan dan kesatuan. Bagaimanakah caramu turut menjaga persatuan dan kesatuan bangsa?

  • Mau bergaul dengan sobat - sobat banyak sekali tempat dan suku
  • Pemberian banyak sekali pemberian korban benncana alam tanpa membedakan suku bangsa atau asal daerah.
  • Mau berguru banyak sekali kesenian dari tempat lain.
  • IKut merasak kesedihan dan penderitaan orang lain.
  • Menerima sobat tanpa mempertimbangkan perbedaan suku, agama, maupun bahasa dan kebudayaan 
  • Mempelajari kesenian dan kebudayaan tempat lain.
Kamu telah mempelajari keragaman suku bangsa dan budaya yang ada di sekitar tempat tinggalmu. Kamu tentu menyadari bahwa keragaman merupakan kenyataan yang tidak sanggup dihindari. Contohnya setiap temanmu mempunyai latar belakang yang berbeda denganmu. Meskipun mempunyai sejumlah perbedaan, persahabatan dengan sobat tetap sanggup terjalin, bukan? Dalam pergaulan, sudah selayaknya kita mengedepankan sikap saling menghormati dan toleransi. Lalu, bagaimanakah caramu menyikapi perbedaan dan keragaman yang ada di sekitar tempat tinggalmu? Kamu tentu pernah mengamalkan sikap dan sikap yang mencerminkan keragaman di bawah ini. Namun, kalau belum pernah mengamalkan, kau sanggup segera mengamalkannya.

Download Kunci Jawaban Tabel perbedaan dan keragaman yang ada di sekitar tempat tinggalmu - DOWNLOAD




Sumber https://www.gurune.net/

Kamis, 26 Januari 2017

Peristiwa Pengukuhan Kedaulatan Indonesia Oleh Belanda

View Article

Setelah melalui aneka macam insiden perlawanan, baik fisik maupun diplomasi, tibalah waktunya pengakuan   kedaulatan Indonesia. Apa saja insiden yang mengiringnya? 

Masih ingatkah kau salah satu isi Perjanjian Roem Royen? Ya, salah satu isinya yaitu akan segera diselenggarakan Konferensi Meja Bundar (KMB). Bagaimanakah hasil dari KMB? Bacalah bacaan berikut dengan saksama!

Peristiwa Pengakuan Kedaulatan Indonesia oleh Belanda 

Tindak lanjut Perjanjian Roem Royen yaitu diselenggarakannya Konferensi Meja Bundar atau yang disingkat dengan KMB.  KMB dilaksanakan  di  Deen  Haag,  Belanda  pada tanggal 23 Agustus-2 November 1949. Delegasi Belanda dipimpin olah Van Maarseven. Delegasi BFO atau Badan Musyawa rah Negara-Negara Federal dipimpin oleh Sultan Hamid II. 

Setelah melalui aneka macam insiden perlawanan Peristiwa Pengakuan Kedaulatan Indonesia oleh Belanda

Adapun hasil KMB sebagai berikut. 

  1. Belanda akan menyerahkan sepenuhnya kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat pada tamat bulan Desember 1949. 
  2. Penyelesaian  masalah  Irian  Barat  ditunda  setahun  kemudian  setelah  penyerahan kedaulatan pada Republik Indonesia Serikat. 
  3. Republik Indonesia Serikat dan Belanda membentuk Uni yang dipimpin oleh Ratu Belanda menurut kolaborasi sukarela dan sederajat. 
  4. Republik Indonesia Serikat harus membayar utang kepada Belanda semenjak tahun 1942. 
  5. Pembubaran KNIL dan memasukkan anggota KNIL ke APRIS. 
  6. Kapal-kapal perang Belanda ditarik kembali dari Indonesia. 
  7. Konstitusi Republik Indonesia Serikat dipermaklumkan kepada Kerajaan Belanda. 




Selain itu, hasil KMB juga mengembalikan wilayah-wilayah Indonesia menjadi satu kesatuan, kecuali Irian Barat. Sesuai hasil kesepakatan dalam KMB, pada tanggal 27 Desember 1949, diadakan upacara akreditasi kedaulatan dari Pemerintah Belanda kepada Republik Indonesia Serikat. Namun sebelumnya,  pada  tanggal 17  Desember 1949, diadakan  pelantikan  Presiden  Republik Indonesia Serikat, yaitu Ir. Soekarno. 

Pada tanggal 20 Desember 1949, Drs. Moh. Hatta dilantik sebagai Perdana Menteri Republik Indonesia Serikat. 

Pengakuan kedaulatan Indonesia dilaksanakan di Belanda dan di Indonesia. Wakil Indonesia yang menandatangani akreditasi kedaulatan di negeri Belanda yaitu Drs. Muh. Hatta dan wakil dari Belanda yaitu Ratu Yuliana. Adapun proses penandatanganan di Indonesia, pihak Belanda diwakili oleh Lovink dan wakil Indonesia yaitu Sultan Hamengkubuwono IX. 

Dengan  adanya   pengakuan   kedaulatan   tersebut, berakhirlah   penjajahan   dan kekuasaan  Belanda  atas  Indonesia.  Peristiwa  tersebut  juga  menandai  berdirinya negara Republik Indonesia Serikat (RIS).

Ayo Menulis

Pahamilah bacaan di atas! Tuliskan isu penting dalam bacaan ke dalam kolom-kolom berikut dengan memakai prinsip: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana!

Kapan insiden KMB terjadi?

tanggal 23 Agustus-2 November 1949

Di manakah insiden KMB diadakan?

Denhag, Belanda

Siapakah tokoh-tokoh yang terlibat dalam KMB? 

Muhammad Hatta, pemimpin delegasi Indonesia.
Muhammad Roem, wakil pimpinan delegasi Indonesia.
Supomo, Juanda Kartawidjaja, Johannes Leimena, dan Ali Sastroamidjojo, anggota dari delegasi Indonesia.

Sultan Hamid II dari Pontianak, pimpinan delegasi BFO (negara federal bentukan Belanda)

Apa hasil KMB? 

Adapun hasil KMB sebagai berikut. 

  1. Belanda akan menyerahkan sepenuhnya kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat pada tamat bulan Desember 1949. 
  2. Penyelesaian  masalah  Irian  Barat  ditunda  setahun  kemudian  setelah  penyerahan kedaulatan pada Republik Indonesia Serikat. 
  3. Republik Indonesia Serikat dan Belanda membentuk Uni yang dipimpin oleh Ratu Belanda menurut kolaborasi sukarela dan sederajat. 
  4. Republik Indonesia Serikat harus membayar utang kepada Belanda semenjak tahun 1942. 
  5. Pembubaran KNIL dan memasukkan anggota KNIL ke APRIS. 
  6. Kapal-kapal perang Belanda ditarik kembali dari Indonesia. 
  7. Konstitusi Republik Indonesia Serikat dipermaklumkan kepada Kerajaan Belanda. 
Selain itu, hasil KMB juga mengembalikan wilayah-wilayah Indonesia menjadi satu kesatuan, kecuali Irian Barat. 

Bagaimana proses akreditasi kedaulatan Indonesia terjadi?

Pengakuan kedaulatan Indonesia dilaksanakan di Belanda dan di Indonesia. Wakil Indonesia yang menandatangani akreditasi kedaulatan di negeri Belanda yaitu Drs. Muh. Hatta dan wakil dari Belanda yaitu Ratu Yuliana. Adapun proses penandatanganan di Indonesia, pihak Belanda diwakili oleh Lovink dan wakil Indonesia yaitu Sultan Hamengkubuwono IX.  

Apa makna KMB bagi bangsa Indonesia? 

berakhirlah   penjajahan   dan kekuasaan  Belanda  atas  Indonesia.  Peristiwa  tersebut  juga  menandai  berdirinya negara Republik Indonesia Serikat (RIS).

Salah satu hasil dari KMB yaitu Belanda akan menyerahkan sepenuhnya kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat pada tamat Desember 1949.

Apakah Republik Indonesia Serikat itu (RIS)?

RIS, yaitu suatu negara federasi yang bangkit pada tanggal 27 Desember 1949 sebagai hasil kesepakatan tiga pihak dalam Konferensi Meja Bundar : Republik Indonesia, Bijeenkomst voor Federaal Overleg (BFO), dan Belanda. Kesepakatan ini disaksikan juga oleh United Nations Commission for Indonesia (UNCI) sebagai perwakilan PBB.

Republik Indonesia Serikat (RIS) terdiri beberapa negara bab (negara konstituen), yaitu:


Dengan   adanya   peristiwa   KMB   dan   pengakuan   kedaulatan   Indonesia,     bangsa Indonesia  telah  terlepas  dari  penjajahan.   Bangsa  Indonesia  telah  benar-benar  menjadi negara merdeka dan berdaulat. Oleh alasannya yaitu itu, Indonesia berhak memilih nasib bangsanya sendiri tanpa campur tangan dan tanpa penindasan dari negara lain. Hal inilah yang patut kita syukuri. Bersyukur kepada  Tuhan  atas  karunia  berupa  bangsa  dan  negara  Indonesia  merupakan bentuk cinta tanah air. Rasa syukur harus terus kita wujudkan dalam bentuk yang faktual oleh siapa pun, kapan pun, dan di mana pun kita berada. 






Sumber https://www.gurune.net/

Kamis, 17 November 2016

Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan

View Article

Sejak   pembacaan teks Proklamasi   oleh   Soekarno-Hatta,   gaung   Proklamasi   terdengar   di mana-mana. Namun, belum  lama  menikmati  kemerdekaan,  bangsa  Indonesia  sudah  dihadapkan dengan usaha mempertahankan kemerdekaan. Perjuangan itu dikarenakan Belanda ingin menjajah Indonesia lagi. Belanda tiba ke Indonesia dengan membonceng tentara Sekutu pimpinan Inggris. Akibatnya, pertempuran terjadi di mana-mana. Korban pun banyak berjatuhan.

Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan 

Ketika bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, banyak pihak gila yang tidak menyetujuinya. Pihak-pihak gila tersebut antara lain Sekutu, terutama Belanda dan Inggris. Demikian pula dengan Jepang. Banyak tentara Jepang yang masih tersisa di Indonesia belum mengetahui kalau mereka telah kalah dan mengalah kepada Sekutu. Mereka juga belum tahu kalau bangsa Indonesia telah merdeka. 

Belanda tiba kembali ke Indonesia dengan membonceng Inggris. Inggris merupakan perwakilan Sekutu di Asia Tenggara. Tentara Inggris  ini diberi nama AFNEI di bawah pimpinan Jenderal Sir Philip Cristison. Inggris bertugas melucuti senjata tentara Jepang yang masih ada di Indonesia serta membebaskan tawanan perang Sekutu.

Kedatangan Inggris yang ternyata juga diboncengi tentara sipil Belanda yang disebut NICA ditentang oleh rakyat dan pemerintah Indonesia. Mereka tidak menghormati kedaulatan bangsa Indonesia. Perlawanan rakyat terjadi di mana-mana. Perjuangan rakyat dalam rangka  mempertahankan kemerdekaan Indonesia dilakukan dengan dua cara, yakni perlawanan fisik dan diplomasi. Perlawanan fisik dilakukan dengan kontak senjata. Adapun usaha dengan diplomasi dilakukan melalui meja-meja perundingan. 

Perlawanan fisik dilakukan di banyak sekali daerah, antara lain sebagai berikut. 

Pertempuran 10 November

Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, yang kemudian setiap tanggal 10 November diperingati sebagai  Hari Pahlawan. Berawal dari tewasnya Jenderal Mallaby, pimpinan Sekutu. Adapun tokoh yang terlibat yaitu Bung Tomo, Gubernur Suryo, dan Kolonel Sungkono.

Palagan Ambarawa

Palagan Ambarawa, terjadi pada tanggal 15 Desember 1945 di  Ambarawa, Jawa Tengah. Kemudian, setiap tanggal 15 Desember diperingati sebagai Hari Infantri Nasional. Insiden ini bermula dari Sekutu mempersenjatai tawanan yang sudah dibebaskan. Sekutu juga membebaskan orangorang Belanda secara sepihak. Adapun tokoh yang terlibat dalam insiden ini antara lain Kolonel Isdiman dan Kolonel Sudirman.

Bandung Lautan Api

Bandung Lautan Api, terjadi pada tanggal 23 Maret 1946. Insiden ini bermula dari ultimatum Sekutu meminta senjata yang diperoleh   dari tentara Jepang untuk diserahkan kepada Sekutu. Namun, rakyat Bandung menolaknya, bahkan memperabukan Kota Bandung biar tidak dikuasai Sekutu. Tokoh yang terlibat antara lain Moh. Toha, Abdul Haris Nasution, dan Suryadi Suryadarma. 

Medan Area

Medan Area, terjadi pada tanggal 10 Desember 1945 alasannya yaitu orangorang Belanda menginjak-injak bendera Merah Putih. Tokoh yang populer yaitu Ahmad Tahir.

Serangan Umum 1 Maret

 dihadapkan dengan usaha mempertahankan kemerdekaan Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan

Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta. Peristiwa ini dipicu Belanda yang menduduki Kota Yogyakarta dan mempropagandakan bahwa Tentara Nasional Indonesia telah hancur.  Tokoh yang terlibat antara lain Letkol.  Suharto dan Sultan Hamengkubuwono IX.

Perjuangan secara diplomasi juga dilakukan dari negosiasi satu ke negosiasi yang lain.

1. Perundingan Linggarjati

Diadakan pada tanggal 10 November 1946 di Linggarjati, Cirebon, Jawa Barat. Dalam negosiasi ini, Indonesia diwakili oleh Sutan Syahrir dan Belanda diwakili oleh Prof. Schermerhon. Hasil perjanjian ini sebagai berikut.
  • Belanda hanya mengakui kekuasaan Republik Indonesia atas Jawa, Madura, dan Sumatra. 
  • Negara Indonesia Serikat terdiri dari Negara Republik Indonesia, Negara Indonesia Timur, dan Negara Kalimantan.  
  • Negara Indonesia Serikat dan Belanda merupakan satu uni dengan nama Uni Indonesia-Belanda yang diketuai Belanda. Namun, Belanda mengingkari perjanjian ini dan melancarkan Agresi Militer Belanda I pada tanggal 21 Juli 1947. 

2. Perjanjian Renville  

Perjanjian Renville diadakan pada tanggal 17 Januari 1948 di atas kapal USS   Renville milik Amerika Serikat. Isi perjanjian ini sebagai berikut. 
  • Belanda hanya mengakui tempat Republik Indonesia atas Jawa Tengah, Yogyakarta, sebagian kecil Jawa Barat, dan Sumatra.  
  • Semua pasukan RI harus ditarik mundur dari wilayah-wilayah yang diduduki Belanda.  
  • Belanda tetap berdaulat di seluruh wilayah Indonesia hingga diserahkan kepada  Republik Indonesia Serikat (RIS) yang akan segera dibentuk. Namun, Belanda lagi-lagi mengingkari isi Perjanjian Renville dan melaksanakan Agresi  Militer Belanda II pada tanggal 19 Desember 1949. 

3. Perjanjian Roem Royen

Diadakan pada tanggal 17 April 1949 di Jakarta. Indonesia diwakili oleh Moh. Roem dan Belanda diwakili oleh Van Royen. Isi perjanjian ini sebagai berikut.  

  • Pemerintah Indonesia dikembalikan ke Yogyakarta.  
  • Menghentikan gerakan militer dan mengembalikan tawanan.  
  • Republik Indonesia sebagai bab dari Negara Indonesia Serikat.  
  • Akan segera dilaksanakan Konferensi Meja Bundar.

Ayo Berlatih
Cari tahu balasan dari pertanyaan-pertanyaan berikut ini!

1. Mengapa  bangsa  Indonesia  masih  harus  berjuang  lagi  mempertahankan kemerdekaannya?

Karena pihak gila belum menyetujui kemerdekaan Indonesia, dan mereka tidak menghormati kemerdekaan Indonesia.

2. Apa yang dimaksud usaha fisik dan diplomasi?

Perlawanan fisik dilakukan dengan kontak senjata. Adapun usaha dengan diplomasi dilakukan melalui meja-meja perundingan.

3. Apa yang melatarbelakangi insiden Pertempuran 10 November di Surabaya? 

Berawal dari tewasnya Jenderal Mallaby, pimpinan Sekutu.

4. Apa isi Perjanjian Roem Royen?

  • Pemerintah Indonesia dikembalikan ke Yogyakarta.  
  • Menghentikan gerakan militer dan mengembalikan tawanan.  
  • Republik Indonesia sebagai bab dari Negara Indonesia Serikat.  
  • Akan segera dilaksanakan Konferensi Meja Bundar.

5. Apa yang dimaksud aksi militer Belanda? Kapan terjadinya? 

Operasi militer belanda di Indonesia, Agresi Militer belanda 1 terjadi pada 21 Juli 1947 - 4 Agustus 1947, Sedangkan Agresi militer belanda 2 terjadi pada 19 Desember 1948.

Ayo Menulis
Pahamilah  bacaan  di  atas!  Tuliskan  informasi  penting  dalam  bacaan  ke  dalam kolom-kolom berikut!
Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan

 dihadapkan dengan usaha mempertahankan kemerdekaan Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan

Perjuangan fisik dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia yaitu bentuk perlawanan terhadap penjajah dengan kontak senjata. Pada waktu itu, senjata yang dipakai oleh pejuang-pejuang Indonesia masih tradisional menyerupai bambu runcing, keris, dan tombak. Jika menggunakan senapan api, itu pun hanya hasil dari rampasan. Sangat berbeda dengan senjata yang dimiliki Inggris, Belanda, ataupun Jepang. Mereka sudah menggunakan senjata modern,  seperti  meriam, pistol, bahkan bom. Perjuangan para pendekar waktu itu sungguh hebat. Mereka tetap semangat membara pantang mengalah walaupun para penjajah Indonesia menggunakan senjata modern. Tentu saja suhu udara dikala itu sangat panas dikala para penjajah menembakkan meriam dan mengebom.






Sumber https://www.gurune.net/

Kamis, 13 Oktober 2016

7 Unsur-Unsur Budaya Di Indonesia

View Article

Berbagai  peristiwa  dalam  usaha  pembentukan  Negara  Kesatuan  Republik  Indonesia yang merdeka dan berdaulat telah mengatakan arti pentingnya persatuan dan kesatuan. Bangsa Indonesia dibangun di atas keragaman dan perbedaan. Ras, suku, golongan, agama dan budaya yang hidup beriringan manjadikan Indonesia  bangsa yang besar. Perbedaan merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang perlu dijaga. Satu di antara perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia yakni suku bangsa dan budaya. Sebagai bangsa yang terdiri atas beraneka ragam suku bangsa, kita harus gembira alasannya yakni suku-suku yang ada mempunyai budaya yang beragam. Keragaman tersebut terlihat terang dalam unsur-unsurnya. 


Unsur-Unsur Budaya

 Indonesia yang merdeka dan berdaulat telah mengatakan arti pentingnya persatuan dan kesa 7 Unsur-Unsur Budaya di Indonesia

1.  Religi/Kepercayaan 

Di Indonesia, diakui adanya enam agama resmi, yaitu Hindu, Buddha, Islam, Katolik, Kristen, dan Konghucu. Semuanya dapat  mengembangkan  sikap   tolerensi dan kerukunan. 

2.  Mata Pencaharian 

Keragaman alam di Indonesia menyebabkan mata pencaharian masyarakatnya juga beragam. Sebagian penduduk Indonesia menjadi petani alasannya yakni memang tanahnya subur. Sementara itu, orang-orang yang tinggal di tepi sungai atau pantai   mengandalkan perikanan sebagai mata pencahariannya. Lalu, ada   pula yang menjadi pedagang, peternak, pekerja jasa, atau mata pencaharian lainnya. 

3. Teknologi dan Peralatan

Teknologi berkaitan dengan   kepandaian dan keterampilan orang dalam menciptakan atau melaksanakan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan hidup. Teknologi bermula dari bentuk yang sangat sederhana, kemudian berkembang terus sesuai dengan   perkembangan dan kemajuan zaman. Selain itu, kebutuhan insan mulai beragam. Teknologi yang sudah ada semenjak zaman dulu sampai kini ibarat teknologi dan peralatan senjata, wadah, alat angkut, tempat berlindung (rumah), alat pembuat makanan dan minuman, serta pakaian dan perhiasan. 

4. Kesenian 

Hampir semua suku bangsa di Indonesia mempunyai kesenian yang   menjadi ciri khasnya. Kesenian sanggup dikelompokan menjadi dua macam. 

a. Kesenian  yang  dapat  dinikmati  oleh  mata, contohnya seni patung, seni ukir, seni lukis, seni rias, seni tari, seni pedalangan (wayang), dan seni olahraga. 

b. Kesenian  yang  dapat  dinikmati  oleh  telinga, contohnya seni musik dan seni sastra. Setiap suku di Indonesia juga mempunyai lagu daerah, alat musik, dan aneka macam keseniannya sendiri-sendiri. 

5. Pengetahuan 

Berbagai suku bangsa di Indonesia telah mempunyai pengetahuan yang tinggi. Pengetahuan itu telah mereka terapkan untuk mengatasi   kesulitan-kesulitan hidup.   Pengetahuan itu antara lain wacana alam sekitar, tumbuhan fauna, bahanbahan mentah, benda-benda  di  lingkungan alam, badan manusia, sifat dan kelakuan manusia, serta pengetahuannya wacana ruang dan waktu. Misalnya, pengetahuan wacana aneka macam jenis tumbuhan dan ramuan obat tradisonal, pengetahuan memilih arah orang Dayak sehingga tidak tersesat di hutan belantara, dan pengetahuan memilih arah para pelaut tradisional kita dikala mengarungi samudra dengan kapal  pinisinya sehingga bangsa kita dikenal sebagai bangsa bahari. 

6. Sistem Kemasyarakatan 

Sistem kemasyarakatan yakni pola  hidup  yang menjadi kebiasaan dan dianut serta telah menjadi kebiasaan suatu masyarakat. Ada    sistem perkawinan, sistem   kekerabatan, dan sistem berperilaku dalam masyarakat. Contohnya, sistem marga pada suku Batak dan sistem trah pada suku Jawa. Kedua pola ini merupakan    sistem korelasi suku-suku tersebut. 

7. Bahasa 

Setiap suku bangsa mempunyai alat komunikasi sendiri-sendiri yang terkadang hanya dimengerti dan  dipakai  oleh  suku  itu  sendiri. Itulah   yang dinamakan dialek. Lalu, bagaimana suku-suku di Indonesia    sanggup berkomunikasi dengan suku yang lain? Beruntunglah kita mempunyai bahasa   Indonesia yang telah ditetapkan  sebagai bahasa nasional dan bahasa persatuan. Tentu kau ingat bukan salah satu ikrar Sumpah Pemuda 1928.

Keragaman unsur budaya  tersebut lahir alasannya yakni adanya aneka macam faktor. Faktor itu ibarat faktor biologis (keturunan, ras, suku), geografis (keadaan alam), dan historis (sejarah/ masa  lampau),  serta  keterbukaan  terhadap pihak luar.

Ayo Mengamati
Cari tahu dengan mengamati unsur-unsur budaya yang ada di sekitar tempat tinggalmu. Jika kau mengalami kesulitan, baca kembali uraian tentang   unsur-unsur budaya di atas. Kemudian, tuliskan nama-nama bab dari kebudayaan pada suku yang kau kenal.


No
Unsur Budaya
Nama
Keterangan
1.
Kesenian
Kethoprak
Seni pertunjukan suku Jawa berupa drama tradisional
2.
Religi
Hindu, Buddha,
Islam, Kristen,
Katolik, Protestan,
& Konghucu.
Agama di Indonesia memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Hal ini dinyatakan dalam ideologi bangsa Indonesia, Pancasila: “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Agama yang diakui di Indonesia ada 6 yakni Agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Kong Hu Cu.
3.
Bahasa
Bahasa daerah
Setiap tempat di Indonesia mempunyai bahasa tempat masing-masing.
4.
Teknologi angkut atau transportasi
Dokar, andong,
mobil, kereta,
kapal, pesawat
Perubahan alat transportasi yang makin modern didukung oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jika pada zaman dahulu masyarakat mengenal dokar dan delman sebagai alat angkutan dan transportasi, kini masyarakat mengenal mobil, kereta, pesawat, dan kapal sebagai alat angkut dan transportasi
5.
Pengetahuan
Pengetahuan akan tanaman
Pengetahuan masyarakat akan tumbuhan sanggup dimanfaatkan untuk menciptakan obat dan jamu tradisional di beberapa suku, contohnya suku Dayak di Kalimantan.
6.
Sistem Ke-masyarakat-an
Gotong royong
Suku-suku di Indonesia mengenal bahu-membahu dengan istilahnya masing-masing, ibarat gugur gunung di masyarakat Jawa Tengah, Sambatan di Yogyakarta, Jawa Timur Song Osong Lhombung di Madura, Nagayah di Bali, Bari di Papua, Mapalus di NTT, dan lain-lain
7.
Mata Pencaharian
Bertani
Petani yakni seseorang yang bergerak di bidang pertanian. Bentuk-bentuk pertanian yang diusahakan penduduk Indonesia mencakup acara berikut : berladang, bertegalan, bersawah

 Indonesia yang merdeka dan berdaulat telah mengatakan arti pentingnya persatuan dan kesa 7 Unsur-Unsur Budaya di Indonesia




Sumber https://www.gurune.net/

Kamis, 08 September 2016

Ahmad Soebarjo - Tokoh Proklamasi Kemerdekaan Ri

View Article

Peristiwa sebelum, saat, dan sehabis Proklamasi juga melahirkan tokoh-tokoh yang sangat berjasa bagi bangsa dan negara. Dengan jiwa rela berkorban dan pantang mengalah serta gagah  berani,  mereka  berdiri  di  barisan  terdepan  untuk memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara. Selain tokoh Dwitunggal, yakni Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta, juga kita kenal Amhad Soebarjo. Dia juga sangat berjasa dalam perumusan dan penyusunan naskah Proklamasi.

Ahmad Soebarjo 

 dan sehabis Proklamasi juga melahirkan tokoh Ahmad Soebarjo - Tokoh Proklamasi Kemerdekaan RI

Ahmad  Soebarjo  lahir  di  Karawang,  Jawa  Barat  pada tanggal 23  Maret  1897.  Beliau  dikenal  sebagai  sosok yang rendah hati dan bersahaja. Peran yang menonjol yaitu ketika dia ikut menjadi Panitia Sembilan yang merumuskan Piagam Jakarta yang menjadi cikal bakal Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. 

Beliau juga menjadi penengah antara  golongan muda dan golongan bau tanah ketika terjadi perbedaan pendapat. Perbedaan itu  muncul ketika akan memilih waktu pembacaan Proklamasi. 

Ahmad  Soebarjo  juga  dikenal  sebagai  tokoh  perumus  naskah  Proklamasi  Kemerdekaan Indonesia. Beliau diperintahkan oleh Ir. Soekarno untuk mengutip kata-kata dari Piagam Jakarta  terutama  bagian  pembukaannya,  yaitu “Atas  berkat  rahmat  Allah  maka  rakyat Indonesia  menyatakannya kemerdekaannya”. Kalimat tersebut diminta untuk  dijadikan kalimat pembuka naskah Proklamasi. Pada akhirnya, disepakati kalimat pertama pada teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yaitu “Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia”. Kalimat ini berasal dari kutipan alinea ketiga Piagam Jakarta.

Ayo Berdiskusi

Diskusikan dengan teman sebangkumu teks di atas. Kemudian, buatlah ulasan mengenai bacaan tersebut pada denah di bawah ini.

Judul teks
Ahmad  Soebarjo

Bagian yang paling menarik 
Beliau juga menjadi penengah antara  golongan muda dan golongan bau tanah ketika terjadi perbedaan pendapat. Perbedaan itu  muncul ketika akan memilih waktu pembacaan Proklamasi. 

Informasi penting 
Ahmad  Soebarjo  juga  dikenal  sebagai  tokoh  perumus  naskah  Proklamasi  Kemerdekaan Indonesia.

Pendapat saya wacana teks ini 
Teks bacaan wacana Ahmad Soebardjo ternyata sangat menarik, saya jadi tahu ternyata yang terlibat dalam perumusan proklamasi tidak hanya oleh Ir Soekarno dan Moh Hatta.

Saya menyarankan/tidak menyarankan teks ini karena 
Saya Menyarankan teks ini alasannya sanggup menambah wawasan akan sejarah kemerdekaan RI


Jelaskan tugas dan usaha penting yang dilakukan oleh Ahmad Soebarjo!

Peran yang menonjol yaitu ketika dia ikut menjadi Panitia Sembilan yang merumuskan Piagam Jakarta yang menjadi cikal bakal Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. 

Kemukakan hal yang sanggup kau pelajari dari cerita tugas dan perjuangan Ahmad Soebarjo! 

Ahmad soebarjo bisa menjadi penengah diantara golongan bau tanah dan muda. Kita bisa mengambil teladan dari kebijaksanaan yang ada pada diri ahmad soebarjo


Sumber https://www.gurune.net/

Kamis, 21 April 2016

Tindakan Heroik Mendukung Proklamasi

View Article

Pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan disambut dengan penuh suka cita oleh seluruh rakyat di aneka macam penjuru daerah. Peristiwa pembacaan Proklamasi menawarkan semangat untuk melaksanakan perlawanan mengusir penjajah di aneka macam daerah. 

Tindakan Heroik Mendukung Proklamasi 

Usaha menegakkan kedaulatan terjadi di aneka macam tempat dengan  tindakan  heroik mendukung Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Berikut tindakan heroik mendukung Proklamasi di beberapa tempat di Indonesia.

Peristiwa Heroik di Yogyakarta

Pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan disambut dengan penuh suka cita oleh seluruh rakyat   Tindakan Heroik Mendukung Proklamasi

Perebutan  kekuasaan  di  Yogyakarta  dimulai  pada tanggal  26  September  1945  sejak  pukul 10.00 WIB. Para pegawai pemerintah dan perusahaan yang dikuasai Jepang melaksanakan agresi mogok. Mereka menuntut biar Jepang menyerahkan semua kantor kepada pihak Indonesia. 

Peristiwa Heroik di Surabaya

Pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan disambut dengan penuh suka cita oleh seluruh rakyat   Tindakan Heroik Mendukung Proklamasi

Terjadi kejadian bendera di Hotel Yamato, Tunjungan, Surabaya. Orang Belanda mengibarkan bendera Merah Putih  Biru  di  atap  hotel. Rakyat  kemudian menyerbu hotel, menurunkan, dan merobek warna biru bendera itu untuk dikibarkan kembali. Insiden ini terjadi pada tanggal 19 September 1945. 

Peristiwa Heroik Semarang 

Pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan disambut dengan penuh suka cita oleh seluruh rakyat   Tindakan Heroik Mendukung Proklamasi


 Pada   tanggal  15   Oktober  1945,   pasukan   Jepang melaksanakan serangan ke Kota Semarang dan dihadapi oleh  TKR  dan  laskar  pejuang  lainnya.  Pertempuran berlangsung selama lima hari. Akibat pertempuran ini, ribuan cowok gugur dan ratusan orang Jepang tewas.  Untuk  mengenang  peristiwa  itu,  di  Semarang didirikan Monumen Tugu Muda.

Peristiwa Heroik Aceh 

Pada tanggal 6 Oktober 1945, para cowok dari tokoh masyarakat membentuk Angkatan Pemuda Indonesia (API). Anggota API kemudian merebut dan mengambil alih kantor-kantor pemerintahan. Di tempat-tempat yang telah mereka rebut, para cowok mengibarkan bendera Merah Putih dan berhasil melucuti senjata tentara Jepang. 

Peristiwa Heroik Bali 

Pada  bulan  Agustus 1945, pemuda  Bali  membentuk  organisasi   Angkatan  Muda Indonesia (AMI) dan Pemuda Republik Indonesia (PRI). Upaya perundingan  untuk menegakkan  kedaulatan  RI  telah  mereka  upayakan,  tetapi pihak  Jepang selalu menghambat. Pada tanggal 13 Desember 1945, para cowok merebut kekuasaan dari Jepang secara serentak, tetapi belum berhasil alasannya yakni persenjataan Jepang masih kuat. 

Peristiwa Heroik di Sumbawa 

Bentrokan  fisik  antara  pemuda  dan Jepang terjadi di Gempe, Sape, dan Raba. 

Peristiwa Heroik di Kalimantan 

Rakyat Kalimantan juga berusaha menegakkan kemerdekaan dengan cara mengibarkan bendera Merah Putih, menggunakan lencana Merah Putih, dan mengadakan rapat-rapat.  Namun, kegiatan  ini  dilarang  oleh  pasukan  Sekutu  yang  sudah  ada  di Kalimantan. Rakyat tidak menghiraukan larangan Sekutu sehingga pada tanggal 14 November 1945 di Balikpapan (depan markas Sekutu) berkumpul lebih kurang 8.000 orang dengan membawa bendera Merah Putih. 

Peristiwa Heroik di Palembang 

Adanya upacara pengibaran bendera Merah Putih pada tanggal 8 Oktober 1945 yang dipimpin oleh dr. A.K. Gani. Pada kesempatan itu, diumumkan bahwa Sumatra Selatan berada di bawah kekuasaan RI. Upaya penegakan kedaulatan di Sumatra Selatan tidak memerlukan kekerasan alasannya yakni Jepang berusaha menghindari pertempuran. 

Peristiwa Heroik di Makassar 

Gubernur  Sam  Ratulangi  menyusun  pemerintahan  pada  tanggal  19  Agustus  1945. Sementara itu, para cowok bergerak untuk merebut gedung-gedung penting menyerupai stasiun radio dan tangsi polisi.

Ayo Berlatih


Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini! 

1. Bagaimanakah reaksi rakyat Indonesia menyambut Proklamasi Kemerdekaan?

Pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan disambut dengan penuh suka cita oleh seluruh rakyat di aneka macam penjuru daerah. Peristiwa pembacaan Proklamasi menawarkan semangat untuk melaksanakan perlawanan mengusir penjajah di aneka macam daerah. 

2. Apa yang terjadi di Hotel Yamato Surabaya pada tanggal 19 September 1945?

Terjadi kejadian bendera di Hotel Yamato, Tunjungan, Surabaya. Orang Belanda mengibarkan bendera Merah Putih  Biru  di  atap  hotel. Rakyat  kemudian menyerbu hotel, menurunkan, dan merobek warna biru bendera itu untuk dikibarkan kembali.

3. Peristiwa apa yang melatar belakangi dibangunnya Tugu Muda di Semarang?

Pada   tanggal  15   Oktober  1945,   pasukan   Jepang melaksanakan serangan ke Kota Semarang dan dihadapi oleh  TKR  dan  laskar  pejuang  lainnya.  Pertempuran berlangsung selama lima hari. Akibat pertempuran ini, ribuan cowok gugur dan ratusan orang Jepang tewas.  Untuk  mengenang  peristiwa  itu,  di  Semarang didirikan Monumen Tugu Muda.

4. Mengapa cowok Bali melaksanakan perlawanan terhadap Jepang?

Jepang selalu menghambat Upaya perundingan  untuk menegakkan  kedaulatan  RI 

5. Apa yang dilakukan oleh rakyat Kalimantan dalam menyambut Proklamasi  Kemerdekaan? 

Rakyat Kalimantan juga berusaha menegakkan kemerdekaan dengan cara mengibarkan bendera Merah Putih, menggunakan lencana Merah Putih, dan mengadakan rapat-rapat.  Namun, kegiatan  ini  dilarang  oleh  pasukan  Sekutu  yang  sudah  ada  di Kalimantan.






Sumber https://www.gurune.net/